Working Globally to Reduce Deforestation
By Karen Foerstel
The world’s forests are disappearing at an alarming rate. More than 37 million acres of forest — equal to the size of New York State — are destroyed each year.
Deforestation accounts for about 20 percent of all the climate-changing carbon emissions released into the atmosphere each year — more than from all the planes, trains and automobiles on Earth.
“While the debate on stopping climate change has focused on curbing emissions from the world’s industry and transportation sectors, forest protection is one of the most powerful and cost-effective tools we have to reduce global carbon emissions,” according to Bill Stanley, science lead for the Conservancy’s Climate Change Program.
Read the rest of this entry »
Ketika Idealisme dan Kreativitas Mahasiswa Dipenjara Oleh Kolotnya Kampus
Oleh I Wayan Dirgayusa
Dulu ketika masih sma saya memahami bahwa mahasiswa merupakan sesuatu yang terkesan inovatif, kritis dan cerdas baik dalam akademis maupun non akademis. Terlihat sangat gagah dengan jas almamater yang menjadi ciri khas universitas tertentu, selalu menghadapi suatu permasalahan secara obyektif berdasarkan hasil analisa maupun buah pemikiran yang brilian dan tidak main – main. Selain itu tampak berdedikasi juga dalam mencermati suatu keadan, mampu bertindak kritis namun tentunya didasari atas pemikiran yang logis.
Read the rest of this entry »
Waktu Penyelaman yang Direkomendasikan: Sepanjang Tahun
Diver mana yang tidak kenal Bali? Mulai dari drift diving di perairan sekitar selat Lombok sampai perairan yang tenang di Sacred bay Gilimanuk. Perairan yang jernih bak kaca, sampai muck diving. Bali juga mempunyai Liberty Wreck di Tulamben, satu dari sedikit wreck besar di dunia yang berada sangat dekat pantai.
Read the rest of this entry »
Bumi Kita Butuh Langkah Cepat, Please Go Veggie!
Oleh Chindy Tan
Alarm tanda bahaya dampak pemanasan global berbunyi semakin nyaring. Pola pencairan es di Arktika merupakan salah satu indikatornya. Perubahan demi perubahan melaju dalam hitungan bulan. Tanggal 18 Maret 2008, Jay Zwally, ahli iklim NASA, memprediksi es di Arktika hampir semua akan mencair pada akhir musim panas 2012. Hanya dalam waktu dua bulan prediksi itu bergeser. Tanggal 1 Mei 2008 lalu, prediksi terbaru dilansir NASA: mencairnya semua es di Arktika bisa terjadi di akhir tahun 2008 ini. Sederet tanda-tanda bahaya yang telah terjadi sebelumnya adalah volume es di Arktika pada musim panas 2007 hanya tinggal setengah dari empat tahun sebelumnya. Es di Greenland yang telah mencair mencapai 19 juta ton. Fenomena terbaru lainnya, pada tanggal 8 Maret 2008 beting es Wilkins di Antartika yang berusia 1500 tahun pecah dan runtuh seluas 414 kilometer persegi (hampir 1,5 kali luas kota Surabaya atau sepertiga luas Jakarta).
Read the rest of this entry »
Menuju Hari Kiamat
Bila bumi mengalami kenaikan suhu 6 derajat, kepunahan massal sebesar 95% akan terjadi. Makhluk yang masih hidup akan mengalami serangan badai dan banjir besar terus menerus. Hal ini akan menjadi “skenario hari kiamat.
Apabila pemanasan global terus berlanjut pada suhu tertentu maka kita akan menghadapi kepunahan. Jadi apa yang sebenarnya akan terjadi apabila bumi terus memanas?
Jurnalis dan penyiar acara lingkungan hidup asal Inggris, Mark Lynas, melakukan perjalanan selama 3 tahun yang mengelilingi 5 benua untuk menyaksikan berbagai perubahan karena dampak pemanasan global.
Read the rest of this entry »
Sightseeing Denpasar 2008 = Mission Imposible
Sightseeing Denpasar 2008 merupakan inovasi dalam dunia pariwisata Bali untuk memperkenalkan lebih luas tentang potensi yang dimiliki Denpasar pada khususnya dan Bali pada umumnya. Namun dibalik itu semua banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan tidak hanya oleh instansi terkait dalam hal ini dinas pariwisata, namun perlu adanya kerjasama dari segenap masyarakat Denpasar untuk mewujudkannya agar menjadi lebih baik.
Read the rest of this entry »
Five Solutions For Global Warming
Global warming may not be a problem. Man may not be driving it. Given the uncertainties, a significant amount of global regret may apply if we divert too much of our global wealth to solving what may be a non-existent or trivial problem, especially if that diversion mires billions in poverty.On the other hand, we may also regret not doing anything if man-made global warming does turn out to be a problem. It is therefore prudent to examine what steps we can take that would prove beneficial whether or not anthropogenic global warming turns out to be a problem. These steps can be termed “no regrets” policies.
Read the rest of this entry »









