Reach the Kalpatru for the better future » Waktu Penyelaman yang Direkomendasikan: Sepanjang Tahun

previous : Dedek

Waktu Penyelaman yang Direkomendasikan: Sepanjang Tahun

Diver mana yang tidak kenal Bali? Mulai dari drift diving di perairan sekitar selat Lombok sampai perairan yang tenang di Sacred bay Gilimanuk. Perairan yang jernih bak kaca, sampai muck diving. Bali juga mempunyai Liberty Wreck di Tulamben, satu dari sedikit wreck besar di dunia yang berada sangat dekat pantai.

Hasil pemantauan snap shot yang dilakukan oleh jaringan kerja Reef Check di Bali menunjukan kondisi terumbu yang beragam, walaupun secara umum cukup baik. Beberapa tempat dengan mempunyai tutupan terumbu yang relatif rendah. Namun sebagai konsekuensinya, tempat ini mempunyai atraksi unik yang tidak ada di tempat lain, seperti misalnya Tulamben. Beberapa daerah dengan arus kencang tidak mempunyai tutupan karang keras yang tinggi, diganti dengan hamparan soft coral dan gorgoniannya, seperti misalnya di kawasan tiga nusa. Sementara daerah lain didominasi oleh tutupan karang yang rapat. Bali, benar-benar menyediakan berbagai pilihan menu diving yang mudah diakses dari manapun.

Pilihan menu pertama adalah perairan di sekitar Selat Lombok yang terkenal dengan adrenalin divenya. Massa air yang besar dari Samudra Hindia berganti dengan massa air dari laut Bali. Apalagi di kawasan antar pulau yang sempit seperti di antara Nusa Lembongan dan Nusa Penida. Di kawasan seperti ini, arus tidak hanya bergerak bergantian secara horisontal, namun juga vertikal. Seorang penyelam harus mempunyai jam terbang tinggi untuk bisa nyaman menyelam di sini.

Namun daerah ini tidak hanya mempunyai adrenalin. Aliran air dari samudra Hindia ke laut Bali dan sebaliknya membawa banyak nutrisi. Banyak ikan besar dan megafauna lain yang ditemukan di kawasan ini. Mulai dari Manta, penyu, hiu, kumpulan baracuda, sampai ikan Mola-Mola yang sangat terkenal itu. Bali boleh beruntung mempunyai satu dari sedikit tempat di dunia, di mana ikan Mola-Mola bisa berada di perairan yang realtif dekat dengan daratan.

Pada saat terjadi pemutihan karang masal (mass coral bleaching) tahun 1997-1998, kawasan terumbu di utara Bali terkena cukup parah, namun tidak tempat ini. Aliran air yang dingin menolong karang di daerah ini untuk survive.

Kawasan Utara Bali ada di menu berikutnya. Kawasan ini mempunyai karakteristik yang berbeda dengan daerah Selatan. Perairannya cenderung tenang sepanjang tahun. Ombak besar hanya terjadi beberapa minggu saja setahunnya. Perairan yang tenang ini membuat hampir semua diver dapat mengunjunginya.

Atraksi diving yang ditawarkan pun beragam. Untuk yang senang dengan yang hewan-hewan kecil yang aneh-aneh, Sacred bay tempatnya. Teluk tenang yang berada di pinggiran taman nasional Bali Barat. Teluk ini oleh banyak orang di daulat sebagai the best muck diving sites in the world. Tempat ini benar-benar surga bagi para fotografer makro.
Taman nasional sendiri menyimpan potensi diving yang sudah terkenal di seluruh dunia. Frog fish di Garden Eel, wall dan reef flat. Semua ini terakomodasi di pulau Menjangan yang relatif kecil.

Di tahun 1998, ada sekitar 110 jenis karang batu, dengan sekitar 22 jenis karang jamur (di keseluruhan Bali ditemukan 49 jenis karang jamur dan sekitar 49 di dunia) ditemukan di kawasan taman nasional . Tutupan dari karang keras ini di beberapa tempat mencapai 80%! Dicatat pula sedikitnya 122 jenis ikan hias karang di kawasan Menjangan. Hiu dan penyu sesekali juga lewat di daerah ini.

Di tahun 1997-1998, kawasan terumbu di Bali Utara memutih dan banyak karang yang kemudian mati. Selain itu, daerah ini juga cukup sering terkena hama Acanthaster plancii, si mahkota berduri yang cantik namun rakus dan beracun. Namun upaya pengelolaan yang baik membantu mengurangi tekanan manusia yang lain sehingga terumbu punya cukup “energi” untuk pulih.

Penelitian intensif yang dilakukan WWF, balai, beserta komunitas lokal di kawasan ini menemukan perkembangan terumbu karang yang semakin baik dari tahun 1999 sampai 2006. Bahkan ada beberapa lokasi yang tutupan karang kerasnya di atas 75%!

Desa Pemuteran di sebelah Timur taman nasional melegenda sebagai desa konservasi, di mana penduduknya mengelola kawasan ini secara partisipatif. Selain terumbu karangnya, di desa ini terdapat coral transplantasi yang dialiri arus listrik satu arah (jadi tidak menyetrum) bertegangan kecil untuk merangsang pertumbuhannya. Tempat ini menarik banyak ikan dan sangat menarik untuk dinikmati bahkan dengan hanya bersnorkling.

Hasil survey yang dilakukan secara partisipatif oleh penduduk setempat yang difasilitasi oleh yayasan Reef Check Indonesia sepanjang pantai Pemuteran menemukan kondisi karang yang cukup lumayan dan beragam untuk dinikmati sambil bersnorkling . Untuk diving, terumbu-terumbu di lepas pantai Pemuteran siap menanti.

Desa Les dan Tejakula adalah desa nelayan kecil di Timur pulau Bali. Kawasan ini terkenal sebagai penghasil ikan hias berebeda dengan banyak tempat lain, masyarakat di kawasan ini telah menginisiasi pengelolaan kawasannya agar ramah lingkungan. Sebagai hasilnya, terumbu karang yang sehat dan indah untuk dinikmati.

Survey Maqtrac yang dilakukan yayasan Reef Check Indonesia tahun 2006 di desa Les menemukan sedikitnya 276 jenis ikan karang dengan tutupan karang yang lumayan . Data ini tergolong tinggi untuk daerah sekecil Les. Diving di sini seperti diving extensif, padat dengan pemandangan indah.

Courtesy www.goblue.or.id

Leave a Reply